
Gw udah sering mendengar perkataan "Saling Berbagi". Dan gw pun sering melakukan hal yang namanya "saling berbagi" tersebut
Tapi dalam segi apa sih berbagi ini? Apakah semua yang kita miliki harus dibagikan kepada orang lain?
Akhir akhir ini gw terganggu dengan salah seorang yang mempunya sifat saling berbagi. tapi disini yang bersangkutan membagi no telepon gw.
Gw heran dengan kelakuan beberapa orang yang "hobi" membagi nomor telepon yang dia tahu dengan temannya.
Umumnya yang terjadi adalah seperti ini:
Orang1 : "Eh bantuin gw cari pacar dong!"
Orang2 : "Udah putus lu sama yang kemaren?"
Orang1 : "Udah dia ketemu yang lebih kaya daripada gw"
Orang2 : "Nih gw ada, dia kaya, ganteng lagi"
Engga beberapa lama sang orang1 memindahkan nomor telepon ke cellphonenya dia, ketik ketik setelah selesai merangkai kata dia klik send. Tak lama kemudian melayanglah itu pesan singkat ke HP gw.
Saat gw baca sms nya gw dengan bingung bingung kayak ayam yang udah 12 jam perjalanan dari Semarang ke Jakarta. "SMS sapa nih, nomornya kaga gw kenal" dan seperti biasa dengan gaya arogan gw yang emang ga pernah ilang ilang dari dulu gw jawab "Sapa neh?"
Nextnya berlanjut tu orang1 engga sms lagi atau sms dengan hal hal kebohongan.
Gw terkadang heran dengan fenomena seperti ini (cieh fenomena gunung meletus kali fenomena). Orang orang seenak perutnya memberikan nomor telepon yang bersifat privasi seseorang. Kecuali kalau memang gw meng-iya-kan untuk membagi nomor telepon gw.
At least setidaknya yang bersangkutan meminta ijin dulu untuk memberikan nomor telepon gw ke orang1 tersebut.
Sampe sekarang gw belom menemukan siapa orang2 tersebut. Walau nampaknya arah ke satu orang udah ada. Pengen gw belah belah pake kapak 212 selanjutnya gw giles giles pake tronton.
Yup gw single tapi gw pemilih.
1 comment:
I'm picky but I'm worth it. Xixixixi...
Post a Comment